Alat
ParafrasePemeriksa Tata BahasaPeringkasDetektor AIPemeriksa PlagiarismePembuat SitasiPenerjemahPenghitung KataHumanizer AIPengubah HurufPemeriksa KeterbacaanGenerator JudulPembanding TeksPenghitung Frekuensi Kata
Perusahaan
Harga Blog Tentang
Bahasa
Masuk Daftar gratis
← Kembali ke blog Menulis

10 kesalahan tata bahasa Indonesia yang umum (dan cara memperbaikinya)

TP Tim Phrasera · 6 mnt baca · Juni 2026

Sebagian besar kesalahan berasal dari sedikit “pelanggar berulang”. Kuasai sepuluh ini dan kamu akan menangkap mayoritas kesalahan sebelum orang lain melihatnya.

Yang sering keliru

  1. “di” imbuhan vs kata depan — imbuhan ditulis serangkai (dimakan, ditulis); kata depan ditulis terpisah (di rumah, di mana).
  2. Kata bakumemengaruhi (bukan mempengaruhi), praktik (bukan praktek), analisis (bukan analisa), cendekiawan (bukan cendikiawan).
  3. “di mana” yang berlebihan — sering dipakai meniru where dalam Inggris; banyak kalimat lebih baik tanpanya atau dengan “tempat/yang”.
  4. Awalan “me-” yang luruhmemengaruhi, memopulerkan (peluluhan huruf p/t/k/s).
  5. Imbuhan “ke-” vs kata depan “ke”ke sekolah (terpisah), ketua (serangkai).
  6. Kata mubazir — “agar supaya”, “demi untuk”, “adalah merupakan” — pilih salah satu.
  7. Tanda baca pada “yang” — tidak didahului koma saat menjadi keterangan pembatas.
  8. Huruf kapital nama diri & geografiBahasa Indonesia, Pulau Jawa.
  9. Penulisan “pun” — terpisah (apa pun, siapa pun) kecuali pada kata baku (walaupun, meskipun).
  10. Singkatan tak baku — hindari “yg”, “dgn”, “tdk” dalam tulisan formal.

Tangkap otomatis

Kamu tak perlu menghafal tiap aturan. Jalankan drafmu lewat pemeriksa tata bahasa — ia menandai masalah tata bahasa, ejaan, tanda baca, dan gaya, mengelompokkannya, dan menampilkan skor kebenaran, dalam 28 bahasa. Terima perbaikan yang kamu setujui; kendali tetap di tanganmu.

Lalu baca sekali lagi

Alat menangkap sebagian besar kesalahan mekanis, tetapi pembacaan akhir oleh manusia menangkap sisanya — terutama kesalahan tingkat makna. Kuasai sepuluh di atas, andalkan pemeriksa, dan baca sekali dengan suara keras. Kombinasi itu mengalahkan keduanya secara terpisah.

Didukung AI — harap tinjau hasilnya sebelum digunakan.

Coba Phrasera gratis — tempel teksmu dan tulis ulang dalam bahasa apa pun. Tempel teksmu →