Alat
ParafrasePemeriksa Tata BahasaPeringkasDetektor AIPemeriksa PlagiarismePembuat SitasiPenerjemahPenghitung KataHumanizer AIPengubah HurufPemeriksa KeterbacaanGenerator JudulPembanding TeksPenghitung Frekuensi Kata
Perusahaan
Harga Blog Tentang
Bahasa
Masuk Daftar gratis
← Kembali ke blog Menulis

Kata yang sering tertukar: affect vs effect dan lainnya

PW Putri Wijaya · 6 mnt baca · Juni 2026

Sebagian besar kekeliruan kata berasal dari sekumpulan kecil pasangan yang mirip rupa dan bunyi — dan tiap pasangan punya trik sederhana agar tak tertukar. Kesalahan ini lolos dari pemeriksa ejaan karena kata yang salah pun tetap dieja benar, jadi layak dihafal sekali. (Pasangan ini khas bahasa Inggris; contohnya dipertahankan dalam bahasa Inggris.)

Affect vs effect

Affect biasanya kata kerja (memengaruhi); effect biasanya kata benda (hasil). Trik: Affect = Action (kata kerja); Effect = End result (kata benda). “The weather affects my mood” → “the effect was obvious.”

Their / there / they’re

  • Their = kepemilikan (“their car”).
  • There = tempat (“over there”).
  • They’re = they are (“they’re late”).

Trik: “they’re” hanya cocok bila bisa dibentangkan jadi “they are”.

Your vs you’re

Your = kepemilikan (“your idea”); you’re = you are (“you’re right”). Uji bentang yang sama.

Its vs it’s

Its = kepemilikan (“the dog wagged its tail”); it’s = it is / it has (“it’s raining”). Apostrof menandai kata yang hilang, bukan kepemilikan — ini menjebak hampir semua orang.

Then vs than

Then = waktu atau urutan (“we ate, then left”); than = perbandingan (“bigger than before”).

Fewer vs less

Fewer untuk yang bisa dihitung (“fewer emails”); less untuk yang tak bisa dihitung (“less time”).

Lose vs loose

Lose = kehilangan atau kalah (“don’t lose it”); loose = longgar (“a loose screw”).

Complement vs compliment

Complement = melengkapi (“wine complements the meal”); compliment = pujian (“a kind compliment”).

Cara menangkapnya tiap kali

Kesalahan ini bersembunyi dari pemeriksa ejaan tetapi tidak dari alat tata bahasa yang membaca konteks. Setelah menyusun draf, jalankan teksmu lewat pemeriksa tata bahasa — ia menandai kekeliruan kata-salah yang dilewatkan pemeriksa ejaan. Dan saat membaca lantang, telingamu sering menangkap yang diterima matamu — padukan dengan daftar periksa swasunting.

Pelajari triknya sekali, dan ini berhenti jadi kesalahan yang kamu buat dan menjadi kesalahan yang kamu temukan.

Didukung AI — harap tinjau hasilnya sebelum digunakan.

Coba Phrasera gratis — tempel teksmu dan tulis ulang dalam bahasa apa pun. Tempel teksmu →