Alat
ParafrasePemeriksa Tata BahasaPeringkasDetektor AIPemeriksa PlagiarismePembuat SitasiPenerjemahPenghitung KataHumanizer AIPengubah HurufPemeriksa KeterbacaanGenerator JudulPembanding TeksPenghitung Frekuensi Kata
Perusahaan
Harga Blog Tentang
Bahasa
Masuk Daftar gratis
← Kembali ke blog Parafrase

Cara parafrase yang baik dan benar

PW Putri Wijaya · 6 mnt baca · Juni 2026

Parafrase berarti menyatakan ulang gagasan seseorang dengan kata dan struktur baru sambil menjaga maknanya — dan tetap memberi kredit pada sumber. Prinsipnya universal, tetapi bahasa Indonesia punya ciri yang membuat sebagian teknik lebih mudah. Berikut cara memparafrasa dengan baik dalam Bahasa Indonesia.

Mengapa kebanyakan parafrasa gagal

Kesalahan umumnya sama di bahasa apa pun: menukar beberapa sinonim sambil mempertahankan bentuk kalimat asli. Hasilnya janggal dan masih terlalu mirip dengan sumber. Parafrasa sejati membangun ulang kalimat — lihat panduan teknik parafrasa kami.

Teknik yang ampuh dalam bahasa Indonesia

  • Tukar aktif dan pasif. Bahasa Indonesia berpindah luwes antara bentuk aktif (me-) dan pasif (di-). “Peneliti melakukan survei” ↔ “Survei dilakukan oleh peneliti” — perubahan struktur yang bersih.
  • Tata ulang klausa. Pindahkan klausa karena/sehingga ke depan atau belakang untuk menata ulang kalimat.
  • Ubah kelas kata dengan imbuhan. Sistem imbuhan bahasa Indonesia memudahkan mengubah kata kerja jadi kata benda: menganalisisanalisis, membandingkanperbandingan — lalu bangun ulang di sekitar kata baru.
  • Pakai sinonim baku bila alami — tetapi jaga ragam tetap formal dan jangan paksakan kata langka.

Contoh terapan

Asli: “Pandemi mempercepat adopsi kerja jarak jauh di banyak perusahaan.” Lemah: “Pandemi mempercepat penggunaan kerja jarak jauh di banyak perusahaan.” (cuma satu sinonim — terlalu mirip) Kuat: “Di banyak perusahaan, kerja jarak jauh diadopsi jauh lebih cepat akibat pandemi.” (ditata ulang + aktif→pasif + disusun ulang)

Jaga tetap formal dan baku

Parafrasa untuk karya akademik berarti memakai kata baku dan imbuhan yang benar. Perhatikan awalan di- vs kata depan, dan ejaan nonbaku — panduan kesalahan tata bahasa Indonesia kami membahas jebakannya.

Bagaimana alat membantu

Saat parafrasamu masih menempel pada aslinya, parafrasa bekerja penuh dalam Bahasa Indonesia — tempel kalimatmu, lihat versi yang benar-benar disusun ulang lintas mode, lalu pilih yang persis menyampaikan maksudmu. Akhiri dengan pemeriksa tata bahasa untuk menangkap kekeliruan imbuhan atau baku.

Selalu kutip sumbernya

Inilah garis yang penting: mengubah kata tidak membuat gagasan jadi milikmu. Bila kamu memparafrasa sumber, kamu tetap menambahkan sitasi — susun dengan generator sitasi dan lihat parafrasa vs plagiarisme. Parafrase untuk menulis jernih dengan suaramu sendiri; kutip untuk tetap jujur.

Didukung AI — harap tinjau hasilnya sebelum digunakan.

Coba Phrasera gratis — tempel teksmu dan tulis ulang dalam bahasa apa pun. Tempel teksmu →