Alat
ParafrasePemeriksa Tata BahasaPeringkasDetektor AIPemeriksa PlagiarismePembuat SitasiPenerjemahPenghitung KataHumanizer AIPengubah HurufPemeriksa KeterbacaanGenerator JudulPembanding TeksPenghitung Frekuensi Kata
Perusahaan
Harga Blog Tentang
Bahasa
Masuk Daftar gratis
← Kembali ke blog Menulis

Cara menulis siaran pers yang dibaca jurnalis

PW Putri Wijaya · 6 mnt baca · Juni 2026

Siaran pers menyampaikan satu kisah bernilai berita dalam format baku yang mudah dipindai sehingga jurnalis menangkapnya dalam hitungan detik. Wartawan menerima puluhan tiap hari, jadi yang diliput adalah yang jelas, faktual, dan benar-benar bernilai berita — bukan iklan yang disamarkan. Berikut cara menulisnya agar berhasil.

Struktur baku

  1. Judul — jelas dan spesifik; nyatakan beritanya, bukan slogan.
  2. Baris tanggal dan lead — kota/tanggal, lalu paragraf pertama yang menjawab siapa, apa, kapan, di mana, dan mengapa.
  3. Isi — rincian pendukung berurutan menurut kepentingan (“piramida terbalik”: terpenting dulu).
  4. Kutipan — dari orang yang relevan, menambah wawasan atau konteks, bukan pengisi.
  5. Boilerplate — paragraf baku singkat tentang perusahaan.
  6. Kontak — nama, surel, telepon untuk tindak lanjut.

Awali dengan beritanya

Jurnalis memutuskan di kalimat pertama apakah lanjut membaca. Taruh berita sebenarnya di depan — apa yang terjadi dan mengapa penting — bukan latar atau ancang-ancang. Bila fakta paling menarik ada di paragraf empat, pindahkan ke paragraf satu.

Bernilai berita, bukan promosi

Siaran pers bukan iklan. Wartawan mengabaikan sanjungan. Tanyakan: apakah ini menarik bagi orang yang tak bekerja untukmu? Peluncuran, tonggak, kemitraan, atau temuan nyata itu berita; “dengan bangga kami umumkan” tanpa isi bukan.

Tulis piramida terbalik

Urutkan informasi dari terpenting ke kurang penting, agar editor bisa memotong dari bawah tanpa kehilangan inti. Tiap paragraf harus bisa berdiri sebagai yang terakhir.

Jaga faktual dan padat

Satu halaman ideal. Pakai bahasa lugas dan faktual — tanpa kata sifat pemasaran bertumpuk. Pemeriksa keterbacaan membantu menjaganya bersih, dan parafrasa merapatkan kalimat yang terlalu berusaha.

Susun kutipan dengan benar

Kutipan yang baik terdengar manusiawi dan menambah sesuatu yang tak diberikan fakta — perspektif, signifikansi, niat. Hindari pengisi korporat. Bila kutipanmu kaku, parafrasa bisa membuatnya terdengar lebih alami.

Swasunting sebelum mengirim

Kesalahan di siaran pers mengikis kredibilitasmu di hadapan orang yang justru ingin kamu kesankan. Jalankan pemeriksa tata bahasa, verifikasi tiap nama, tanggal, dan angka, dan pastikan detail kontak berfungsi. Menulis untuk pers internasional? Terjemahkan, lalu parafrasa agar terbaca alami dalam tiap bahasa.

Bernilai berita, terstruktur jelas, faktual, dan bebas kesalahan — itulah siaran pers yang benar-benar dipakai jurnalis.

Didukung AI — harap tinjau hasilnya sebelum digunakan.

Coba Phrasera gratis — tempel teksmu dan tulis ulang dalam bahasa apa pun. Tempel teksmu →