CV adalah ringkasan terarah dan mudah dipindai tentang mengapa kamu cocok untuk satu peran tertentu — bukan riwayat lengkap semua yang pernah kamu lakukan. Perekrut menghabiskan beberapa detik untuk tiap CV, jadi tiap baris harus layak ada. Berikut cara menulis CV yang mengundangmu ke wawancara.
Struktur baku
- Kepala — nama, telepon, surel, kota, dan tautan (LinkedIn atau portofolio).
- Ringkasan (opsional) — dua baris tentang siapa kamu dan apa yang kamu bawa, disesuaikan dengan peran.
- Pengalaman — terbaru lebih dulu, dengan pencapaian (bukan sekadar tugas).
- Pendidikan — gelar, institusi, tahun.
- Keterampilan — yang relevan dan spesifik (alat, bahasa, sertifikasi).
Awali dengan pencapaian, bukan tugas
Inilah yang memisahkan CV kuat dari yang lemah. Jangan mendaftar tanggung jawabmu — tunjukkan yang kamu capai, dengan angka.
Lemah: “Bertanggung jawab mengelola media sosial.” Kuat: “Menumbuhkan pengikut Instagram 40% dalam enam bulan lewat rencana konten mingguan.”
Awali tiap butir dengan kata kerja kuat (memimpin, membangun, memangkas, meluncurkan, meningkatkan) dan sertakan hasil sebisa mungkin.
Sesuaikan dengan pekerjaannya
CV umum yang dikirim ke mana-mana mengalahkan tanpa CV — tetapi nyaris saja. Cerminkan bahasa deskripsi pekerjaan, dan taruh pengalaman paling relevan lebih dulu. Bila kamu bisa mengirim CV persis sama ke pesaing, berarti belum cukup disesuaikan.
Buat tetap padat
Satu halaman untuk kebanyakan orang, dua bila kamu senior. Buang peran lama yang tak relevan dan pengisi. Penghitung kata membantu mengukur panjang, dan saat suatu butir bertele-tele, parafrasa merapatkannya tanpa kehilangan pencapaian.
Sesuaikan nada, dalam bahasa apa pun
Melamar dalam bahasa kedua? Susun dalam bahasa terkuatmu lalu terjemahkan sebagai titik awal, baru poles. Parafrasa mode Formal menjaga ragam tetap profesional.
Swasunting tanpa lelah
Satu salah ketik bisa menenggelamkan CV — ia menyiratkan kecerobohan pada satu dokumen yang seharusnya karya terbaikmu. Jalankan pemeriksa tata bahasa, periksa konsistensi (kala, tanda baca, format tanggal), dan minta orang lain membacanya. Lihat daftar periksa swasunting kami.
Padukan dengan surat lamaran yang kuat
CV menunjukkan apa yang kamu lakukan; surat lamaran berargumen mengapa itu penting untuk peran ini. Bersama, keduanya membangun kasusmu.
Padat, disesuaikan, dipimpin pencapaian, dan bebas kesalahan — itulah CV yang dibaca dan membawamu ke ruang wawancara.
Didukung AI — harap tinjau hasilnya sebelum digunakan.