Dialog yang baik melakukan dua hal sekaligus: terdengar seperti orang sungguhan berbicara, dan bertanda baca benar sehingga pembaca tak tersandung. Sebagian besar masalah dialog bersifat mekanis (tanda baca) atau musikal (tak terdengar manusiawi). Berikut cara menangani keduanya.
Aturan tanda baca
Dalam bahasa Indonesia, dialog memakai tanda petik dua dan koma:
- Tanda petik mengapit ucapan:
"Aku sampai sebelum siang." - Penyebut dialog (katanya, tanyanya) menempel dengan koma, bukan titik:
"Aku pergi," katanya.— koma di dalam petik, huruf kecil “katanya”. - Bila ucapan berupa tanya atau seru, pertahankan tandanya dan tetap huruf kecil penyebutnya:
"Kamu yakin?" tanyanya. - Penyebut sebelum ucapan memakai koma sebelum petik:
Dia tersenyum dan berkata, "Tentu saja." - Penutur baru, paragraf baru. Mulai paragraf baru tiap kali penutur berganti — begitu pembaca melacak siapa berbicara tanpa penyebut di tiap baris.
Ketukan aksi alih-alih penyebut
Kamu tak perlu “katanya” di tiap baris. Ketukan aksi menunjukkan siapa berbicara sekaligus menambah gerak:
“Kurasa tidak.” Maya menutup laptopnya.
Pakai ketukan dan penyebut secukupnya — terlalu banyak “katanya” berantakan, terlalu sedikit menyesatkan pembaca.
Buat terdengar nyata
- Baca lantang. Ucapan nyata punya irama; bila terdengar kaku, memang kaku. Telingamu penguji terbaik.
- Pakai ragam lisan wajar. Orang berbicara santai, bukan seperti dokumen resmi.
- Pangkas basa-basi. Percakapan nyata penuh pengisi; dialog yang baik menyisakan yang menggerakkan adegan.
- Beri tiap tokoh suara berbeda — pilihan kata dan panjang kalimat antar-penutur sebaiknya berbeda.
Poles
Tanda baca dialog rewel dan mudah keliru di tulisan panjang. Jalankan drafmu lewat pemeriksa tata bahasa untuk menangkap koma dan petik salah tempat, dan pemeriksa keterbacaan agar prosa di sekitar dialog mengalir. Bila suatu baris kaku, parafrasa mode Santai bisa melonggarkannya.
Buat tanda bacanya tak kasatmata dan suaranya berbeda-beda, dan dialogmu akan membawa adegan.
Didukung AI — harap tinjau hasilnya sebelum digunakan.