Alat
ParafrasePemeriksa Tata BahasaPeringkasDetektor AIPemeriksa PlagiarismePembuat SitasiPenerjemahPenghitung KataHumanizer AIPengubah HurufPemeriksa KeterbacaanGenerator JudulPembanding TeksPenghitung Frekuensi Kata
Perusahaan
Harga Blog Tentang
Bahasa
Masuk Daftar gratis
← Kembali ke blog Akademik

Sitasi dalam teks: cara dan kapan memakainya

PW Putri Wijaya · 5 mnt baca · Juni 2026

Sitasi dalam teks adalah catatan singkat di dalam kalimatmu yang memberi kredit sumber gagasan, kutipan, atau fakta — tepat di tempat kamu memakainya. Ia bekerja bersama referensi lengkap di daftar pustaka: penanda dalam teks menunjuk pembaca ke entri yang cocok. Berikut cara memakainya dengan benar.

Bentuk sitasi dalam teks

Formatnya bergantung pada gaya:

  • APA (penulis–tahun): “(Susanto, 2023)” — dan “(Susanto, 2023, hlm. 14)” untuk kutipan langsung.
  • MLA (penulis–halaman): “(Susanto 14).”
  • Gaya bernomor (IEEE, Vancouver): nomor dalam kurung seperti “[3]”.

Letakkan di akhir kalimat (atau klausa) tempat kamu memakai sumber, sebelum titik.

Kapan kamu membutuhkannya

Tambahkan sitasi dalam teks setiap kali kamu:

  • Mengutip sumber langsung (pakai tanda kutip juga).
  • Memparafrasa atau meringkas gagasan seseorang — ya, bahkan dengan kata-katamu sendiri. Mengubah kata tidak menghapus kewajiban mengutip; lihat parafrasa vs plagiarisme.
  • Memakai fakta, statistik, atau klaim spesifik yang bukan pengetahuan umum.

Kamu tak mengutip pengetahuan umum (“air mendidih pada 100°C di permukaan laut”) atau analisis orisinalmu sendiri.

Kutipan langsung vs parafrasa

  • Kutipan langsung: kata persis dalam tanda kutip + sitasi dengan nomor halaman.
  • Parafrasa: gagasan dengan kata-katamu sendiri + sitasi (biasanya tanpa nomor halaman, meski APA menganjurkannya). Sebagian besar sitasimu sebaiknya parafrasa — menjaga suaramu konsisten. Lihat cara memparafrasa kutipan.

Tiap sitasi dalam teks butuh referensi

Aturan emasnya: tiap sitasi dalam teks harus punya entri yang cocok di daftar pustaka, dan sebaliknya. Susun entri itu secara konsisten dengan generator sitasi, dan lihat panduan cara mengutip sumber serta cara membuat daftar pustaka.

Alur kerja cepat

  1. Begitu kamu memakai sumber, sisipkan sitasi dalam teks.
  2. Buat entri referensi yang cocok seketika.
  3. Sebelum mengumpulkan, pastikan tiap penanda punya referensi dan gayanya konsisten — jalankan pemeriksaan akhir dengan pemeriksa tata bahasa.

Kutip sambil menulis, pakai satu gaya, dan sitasi dalam teks jadi otomatis alih-alih kalang kabut di menit terakhir.

Didukung AI — harap tinjau hasilnya sebelum digunakan.

Coba Phrasera gratis — tempel teksmu dan tulis ulang dalam bahasa apa pun. Tempel teksmu →