Alat
ParafrasePemeriksa Tata BahasaPeringkasDetektor AIPemeriksa PlagiarismePembuat SitasiPenerjemahPenghitung KataHumanizer AIPengubah HurufPemeriksa KeterbacaanGenerator JudulPembanding TeksPenghitung Frekuensi Kata
Perusahaan
Harga Blog Tentang
Bahasa
Masuk Daftar gratis
← Kembali ke blog Menulis

Kata penghubung (konjungsi): panduan lengkap

PW Putri Wijaya · 5 mnt baca · Juni 2026

Kata penghubung (atau konjungsi) adalah kata yang menyambungkan gagasan dalam bahasa Indonesia agar tulisanmu mengalir logis alih-alih terbaca seperti daftar. Memakai yang tepat — dan memberi tanda baca yang benar — itulah yang membuat prosa Indonesia terasa mulus dan padu. Berikut panduan praktis untuk jenis-jenis utamanya.

1. Konjungsi koordinatif

Menyatukan dua klausa setara:

  • dan, atau, tetapi, melainkan, sedangkan, lalu / kemudian.

Catatan: beri koma sebelum tetapi, melainkan, dan sedangkan: “Dia rajin, tetapi sering terlambat.”

2. Konjungsi subordinatif

Menautkan anak kalimat ke klausa utama, menunjukkan hubungan:

  • Sebab: karena, sebab
  • Akibat: sehingga, maka
  • Syarat: jika, kalau, apabila, seandainya
  • Konsesif: walaupun, meskipun, biarpun
  • Waktu: ketika, saat, sebelum, sesudah, setelah
  • Tujuan: agar, supaya

Contoh: “Karena hujan deras, acara ditunda.”

3. Konjungsi antarkalimat

Memulai kalimat baru dan menautkannya ke kalimat sebelumnya — diikuti koma:

  • Oleh karena itu, · Namun, · Selain itu, · Dengan demikian, · Sebaliknya,

Contoh: “Biayanya tinggi. Namun, hasilnya sepadan.”

Kesalahan umum

  • Menggandakan: “Walaupun hujan, tetapi acara tetap berlangsung” itu salah — pakai salah satu, bukan keduanya. Tulis “Walaupun hujan, acara tetap berlangsung.”
  • Koma salah: lupa koma sebelum tetapi atau setelah konjungsi antarkalimat.
  • Berlebihan memakai: tak tiap kalimat butuh konektor — lihat bagaimana ini berlaku dalam bahasa Inggris juga di panduan kata transisi kami.

Bagaimana alat membantu

Kesalahan konjungsi dan koma persis yang ditangkap pemeriksa peka-konteks. Jalankan teks Indonesiamu lewat pemeriksa tata bahasa (ia bekerja penuh dalam Bahasa Indonesia), dan bila suatu kalimat terasa kelebihan konektor, pemeriksa keterbacaan menandainya dan parafrasa bisa menghaluskannya.

Pilih konjungsi yang menamai hubungan sebenarnya, beri tanda baca yang benar, dan jangan menggandakan — itulah sebagian besar yang membuat tulisan Indonesia terbaca padu.

Didukung AI — harap tinjau hasilnya sebelum digunakan.

Coba Phrasera gratis — tempel teksmu dan tulis ulang dalam bahasa apa pun. Tempel teksmu →