Alat
ParafrasePemeriksa Tata BahasaPeringkasDetektor AIPemeriksa PlagiarismePembuat SitasiPenerjemahPenghitung KataHumanizer AIPengubah HurufPemeriksa KeterbacaanGenerator JudulPembanding TeksPenghitung Frekuensi Kata
Perusahaan
Harga Blog Tentang
Bahasa
Masuk Daftar gratis
← Kembali ke blog Menulis

Aturan ejaan bahasa Indonesia: panduan EYD/PUEBI

PW Putri Wijaya · 6 mnt baca · Juni 2026

EYD (Ejaan yang Disempurnakan, sistem yang juga dikenal sebagai PUEBI) adalah seperangkat aturan ejaan resmi bahasa Indonesia yang dipakai dalam semua tulisan formal. Percakapan sehari-hari mengabaikan banyak di antaranya, itulah sebabnya penutur asli pun keliru dalam esai dan laporan. Berikut panduan praktis untuk aturan yang paling penting.

1. Aturan “di-”

Aturan yang paling sering dilanggar. Awalan di- (kata kerja pasif) bergabung dengan kata: ditulis, dibaca, dimakan. Kata depan di (tempat) tetap terpisah: di rumah, di sini. Hal sama berlaku untuk ke-: kemana salah — tulis ke mana, tetapi kedua digabung.

2. Imbuhan

Awalan berubah bentuk menurut huruf pertama kata dasar:

  • me- + suksesmenyukseskan
  • me- + ubahmengubah (kata dasarnya ubah)
  • pe- + populerpemopuler (bukan pempopuler)

Imbuhan gabungan menempel pada keseluruhan kata: pertanggungjawaban, ditandatangani.

3. Kata baku

Pakai ejaan baku sesuai KBBI dalam tulisan formal: risiko (bukan resiko), praktik (bukan praktek), jadwal (bukan jadual), aktivitas (bukan aktifitas), analisis (bukan analisa).

4. Huruf kapital

Kapitalkan kata pertama kalimat, nama diri, gelar yang diikuti nama (Presiden Soekarno), bahasa dan bangsa (bahasa Indonesia — perhatikan bahasa huruf kecil), dan huruf pertama tiap kata utama pada judul.

5. Tanda baca dan angka

  • Pakai koma sebelum tetapi, melainkan, dan sedangkan.
  • Desimal memakai koma (3,5); ribuan memakai titik (10.000).
  • Partikel pun terpisah saat bermakna “juga” (saya pun), tetapi digabung pada kata tetap (walaupun, meskipun).

6. Kata asing

Cetak miring kata asing yang belum diserap (deadline, meeting), atau pakai padanan Indonesianya bila ada (tenggat, rapat).

Cara menangkap kesalahan otomatis

Ini persis aturan yang ditegakkan alat peka-konteks yang tak bisa dilakukan pemeriksa ejaan dasar. Jalankan draf Indonesiamu lewat pemeriksa tata bahasa — ia bekerja penuh dalam Bahasa Indonesia dan menandai kesalahan di-, kata nonbaku, dan kekeliruan imbuhan. Lihat juga panduan kesalahan tata bahasa Indonesia kami.

Kuasai aturan ini sekali dan tulisan formal Indonesiamu akan terbaca bersih dan profesional — persis yang dicari penilai dan editor.

Didukung AI — harap tinjau hasilnya sebelum digunakan.

Coba Phrasera gratis — tempel teksmu dan tulis ulang dalam bahasa apa pun. Tempel teksmu →