QuillBot lebih unggul untuk parafrasa; Grammarly lebih unggul sebagai editor Inggris serba bisa. Mana yang menang bergantung pada apa yang paling sering kamu kerjakan — dan kalau kamu menulis lintas bahasa, mungkin keduanya bukan pilihan utama. Berikut perbandingan jujur dan faktual.
Keunggulan masing-masing
- QuillBot mengutamakan parafrasa: sembilan mode penulisan ulang, peringkas, dan penerjemah. Pilihan lebih kuat kalau tugas harianmu adalah memparafrasa dan memadatkan.
- Grammarly adalah asisten penyuntingan: tata bahasa, kejelasan, nada, dan saran generatif, dengan integrasi browser/desktop/Office yang dalam. Lebih kuat untuk memoles prosa Inggris di aplikasi yang sudah kamu pakai.
Bahasa
Keduanya Inggris-dulu. Grammarly memeriksa tata bahasa di sekitar enam bahasa; penerjemah QuillBot mencakup banyak, tetapi kekuatan inti parafrasa/tata bahasanya di Inggris dan Eropa utama. Kalau kamu menulis dalam Bahasa Indonesia, Jawa, Tagalog, Tamil, Swahili, Persia, atau Urdu, dukungannya cepat menipis.
Tier gratis & harga
- QuillBot gratis: ~125 kata per parafrasa dan 2 dari 9 mode; Premium ≈ $9.95/bln bulanan (lebih murah tahunan).
- Grammarly gratis: tata bahasa dan ejaan plus sejumlah prompt AI terbatas; Pro ≈ $12/bln tahunan.
Opsi ketiga yang gratis & multibahasa
Kalau pekerjaanmu multibahasa — atau kamu hanya ingin seluruh toolkit gratis — Phrasera menyatukan parafrasa (8 mode), pemeriksa tata bahasa dengan deteksi nada, peringkas, penerjemah, dan lainnya dalam 28 bahasa, tanpa daftar untuk mencoba dan tanpa iklan di alat. Lihat perbandingannya: Phrasera vs QuillBot dan Phrasera vs Grammarly.
Kesimpulan
Pilih QuillBot untuk parafrasa berat, Grammarly untuk Inggris yang rapi di setiap aplikasi, dan Phrasera kalau kamu ingin toolkit all-in-one gratis yang menjadikan bahasamu kelas satu.
Didukung AI — harap tinjau hasilnya sebelum digunakan.